Imigrasi Biak Dorong Generasi Muda Papua Mengenal Keimigrasian dan Sekolah Kedinasan
Nabire – Dalam upaya meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai keimigrasian sekaligus memperkenalkan peluang pendidikan melalui sekolah kedinasan, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Biak melaksanakan kegiatan Sosialisasi Keimigrasian dan Sekolah Kedinasan Tahun 2026 di Aula SMA YPPK Adhi Luhur Nabire, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIT tersebut diikuti oleh siswa-siswi beserta para guru dengan antusias. Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya edukasi kepada pelajar untuk memperluas wawasan mengenai tugas dan fungsi keimigrasian serta memberikan informasi mengenai jenjang pendidikan kedinasan yang dapat menjadi pilihan masa depan.
Acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Munir Hidayatulloh sebagai bentuk harapan agar kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta. Setelah itu, sambutan disampaikan oleh Kepala Seksi Teknologi Informasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Biak, Bapak Muler Sulangi, yang menekankan pentingnya peningkatan literasi keimigrasian sejak usia sekolah.
Dalam sambutannya, Muler Sulangi menyampaikan bahwa pemahaman mengenai keimigrasian tidak hanya berkaitan dengan dokumen perjalanan seperti paspor, namun juga menyangkut kesadaran hukum, mobilitas warga negara, hingga peran strategis imigrasi dalam menjaga kedaulatan negara dan pelayanan publik.
Sementara itu, sambutan dari pihak sekolah disampaikan oleh Ibu Ester Yanti selaku Guru Bimbingan Konseling (BK) mewakili SMA YPPK Adhi Luhur Nabire. Ia menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai memberikan wawasan baru sekaligus motivasi bagi para siswa untuk mengenal berbagai peluang pendidikan dan karier melalui sekolah kedinasan.
Memasuki sesi utama, peserta mendapatkan pemaparan materi mengenai keimigrasian dan sekolah kedinasan tahun 2026 yang disampaikan langsung oleh Bapak Muler Sulangi. Materi disampaikan secara interaktif dan komunikatif, sehingga mudah dipahami para siswa. Dalam kesempatan tersebut, peserta diperkenalkan pada peran dan fungsi imigrasi, layanan keimigrasian, hingga gambaran mengenai jalur pendidikan kedinasan yang dapat ditempuh setelah menyelesaikan pendidikan menengah.
Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa aktif mengajukan pertanyaan terkait proses pendidikan sekolah kedinasan, peluang karier di instansi pemerintah, hingga tugas dan fungsi keimigrasian di Indonesia.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi sekaligus simbol kebersamaan antara jajaran Kantor Imigrasi Kelas II TPI Biak dengan keluarga besar SMA YPPK Adhi Luhur Nabire.
Melalui kegiatan ini, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Biak berharap para pelajar dapat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai keimigrasian serta memperoleh gambaran yang lebih luas mengenai peluang pendidikan dan pengembangan karier melalui sekolah kedinasan di masa mendatang.